Friday, April 18, 2008

teman..

seorang teman itu melebihi apapun.

cuma itu kalimat yg terlintas di otak.

sungguh, ketika kita sepakat buat ngelewatin turbulence akhir bulan ini, kamu malah mengataan akan menyudahi nya.

sungguh, aku salut ama keputusan mu.

aku belum seberani itu.

karena alibi yang pernah aku sempat untuk ceritakan malam itu, tapi batal, hingga kamu pun sampai sekarang tidak mengetahui alasan nya.

sungguh, aku tidak tau alibi aku menangis malam ini apa, ketika kamu bilang akan menyudahi nya.

suatu rasa akan kehilangan, kehilangan seorang teman.

dedicated for my friend.






No comments: